9 Dampak Negatif Kafein Bagi Kesehatan

Dampak Negatif Kafein Bagi Kesehatan
Dampak Negatif Kafein Bagi Kesehatan

Sementara lonjakan energi ini dapat merangsang danmembuat otak membutuhkan peningkatan kadar kafein. Jadi seolah-olah tubuh akan terus memerlukan kafein untuk membuatnya bertenaga.

  1. Darah tinggi.

Jika anda mengalami tekanan darah tinggi, jangan sekali-kali mengkonsumsi minuman berkfein tinggi seperti kopi dan softdrink. Hal ini disebabkan kafein dapat merangsang detak jantung untuk bekerja lebih keras sehingga bisa mengakibatkan lonjakan tekanan darah. Bahkan, bagi anda yang tidak memiliki hipertensi pun dianjurkan mengurangi konsumsi kafein. Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang menkonsumsi 3,3 mg/kg sekitar (4,5 mmHg) kafein mengalami peningkatan tekanan darah.

  1. Maag (tukak lambung).

Efek negatif kafein juga bisa dirasakan oleh mereka dengan tukak lambung. Konsumsi kafein secara berlebih dapat meningkatkan pelepasan asam lambung, yang menyebabkan mulas pada beberapa orang. Selain lambung, kafein juga bisa mempengaruhi kesehatan pencernan lain. Jadi jaga asupan kafein anda, agar terhindari dari gangguan lambung.

  1. Keguguran.

Pada tahun 2008, telah dilakukan penelitian untuk mengetahui efek negatif kopi bagi wanita hamil.  Dalam satu studi yang dirilis oleh American Journal of Obstetri dan Ginekologi, ditemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi 200mg kafein atau lebih setiap hari memiliki risiko dua kali lipat mengalami keguguran dibandingkan wanita yang tidak mengkonsumsi kafein. Tetapi dalam penelitian lain memberikan hasil yang berbeda. Dalam studi yang dirilis oleh Epidemiology, tidak ada peningkatan risiko keguguran pada wanita hamil yang minum kopi setiap hari dengan dosis antara 200-350mg per hari. Meskipun kedua penelitian tersebut bertentangan, tampaknya wanita hamil harus mengurangi konsumsi kafein sebagai langkah pencegahan. Terlebih lagi, kafein juga bisa menyebabkan penurunan kadar cairan tubuh sehingga berbahaya bagi wanita hamil.

  1. Meningkatkan menopouse.

Kafein sering dikaitkan dengan gejala utama menopause. Bahkan Secara ilmiah kafein telah terbukti dapat mengakibatkan peningkatan frekuensi hot flashes. Selain itu, kafein juga memiliki dampak negatif menimbulkan kelelahan dan menurunnya kesehatan mental sehingga memperparah gejala menopause.

  1. Osteoporosis.

Kafein memiliki efek negatif pada hormon yang bisa menyebabkan masalah kesehatan di masa tua. Salah satu diantaranya adalah kafein meningkatkan homocysteine dalam tubuh yang berakibat meningkatnya risiko osteoporosis. Belum lagi, kafein juga mempengaruhi penyerapan mineral termasuk kalsium dan megnesium, dimana keduanya merupakan nutrisi penting bagi tulang.

Baca Juga : Manfaat buah kesemek bagi kesehatan

Semua efek buruk kafein di atas lebih dipicu ketika kita berlebihan dalam mengkonsumsi makanan/minuman berkafein, serta bagi beberapa orang yang memiliki masalah tertentu pada kesehatan mereka. Sedangkan jika tidak, kebanyakan kafein justru memberikan manfaat bagi kesehatan.