Cara Bagi Hasil Usaha Patungan Untuk Pemodal Ataupun Pemilik Usaha

Cara Bagi Hasil Usaha Patungan
Cara Bagi Hasil Usaha Patungan

Bagaimana Cara Bagi Hasil Usaha Patungan, hal ini ialah pertanyaan yang muncul saat kita menetukan untuk menjalankan usaha secara patungan dengan orang lain. Tidak jarang semua pengusaha memilih patungan dengan teman bisnis untuk membina usaha bersama, terlebih mereka yang tidak ingin membangun usaha dengan modal berhutang pada bank.

Namun sebelum menjalankan usaha dengan teman, usahakan bicarakan terlebih dahulu tentang pembagian keuntungan. Berapa besar persentase deviden yang diterima tiap orang yang ikut patungan, peraturan tersebut mesti diputuskan sejak awal.

Seorang penulis yang bernama Mike Moyer punya gagasan menarik mengenai cara untuk hasil bisnis patungan yang adil, diantaranya :

Cara Bagi Hasil Bisnis Patungan dengan Porsi yang Tetap (Fixed Equity Split)

Seperti anda ketahui, seringkali pembagian deviden bisnis patungan berdasarkan pada jumlah modal yang diserahkan oleh setiap peserta bisnis patungan. Inilah kemudian yang mendasari dibuatnya skema pembagian deviden dengan sistem pembagian Porsi yang Tetap (Fixed Equity Split).

Pada kenyataannya, operasional bisnis tidak hanya butuh modal saja, namun juga perlu keahlian dan waktu serta pengalaman dari semua peserta usaha patungan. Moyer menuliskan pembagian deviden seharusnya tidak hanya berfokus pada besarnya modal, tapi juga berfokus pada kontribusi terhadap bisnis yang dibangun.

Menurut Moyer, sistem Fixed Equity Split tidak cukup adil sampai-sampai ia mengeluarkan gagasan Porsi Saham Dinamis (Dynamic Equity Split) dalam bukunya yang berjudul Slicing Fee – Funding Your Company without Money.

Baca Juga :   Saat Bisnis Bangkrut, Apa Yang Harus Dilakukan ?

Cara Bagi Hasil Bisnis Patungan dengan Porsi Saham Dinamis (Dynamic Equity Split)

Cara Bagi hasil bisnis patungan dengan Dynamic Equity Split tertuang dalam buku Moyer yang berjudul Slicing Fee – Funding Your Company without Money. Di bukunya diterangkan bahwa porsi kinerja dan kemahiran para peserta bisnis patungan juga harus menjadi parameter pembagian keuntungan.

Bagi hasil bisnis patungan dicocokkan dengan kontribusi setiap pemilih usaha, baik itu modal, waktu, usaha, paten, lisensi, keahlian, dan lainnya.

Memilih Jenis Permodalan Bisnis Patungan yang Paling Tepat

Masalah permodalan bisnis seringkali memerlukan perhatian lebih dari semua pengusaha. Jika bisnis patungan Anda ialah usaha rintisan, usahakan tidak boleh menggunakan dana hutang dari Bank. Pilihan terbaik dalam permodalan usaha rintisan ialah dengan memakai dana patungan dari semua pendiri bisnis (co-founder).

Cara bagi hasil bisnis patungan yang sangat sering digunakan ialah Porsi Saham Tetap (Fixed Equity Split). Namun, bila hendak mendapatkan pembagian laba bisnis yang lebih adil maka cara Porsi Saham Dinamis (Dynamic Equity Split) merupakan metode yang terbaik.

Baca Juga : 4 Cara Mendapatkan Modal Usaha dari Pebisnis Berpengalaman

Itulah pembahasan mengenai Cara Bagi Hasil Usaha Patungan Untuk Pemodal Ataupun Pemilik Usaha yang perlu Anda ketahui bersama partner kerja Anda. Semoga bermanfaat ya