6 Cara Menjalankan Usaha Modal Kecil

Usaha Modal Kecil
Usaha Modal Kecil

6 Cara Menjalankan Usaha Modal Kecil – Untuk menjalankan Usaha, orang sering kali berbenturan dengan modal. Walaupun sebenarnya masalah permodalan ini tidak terlalu serius jika seseorang memiliki niat untuk memulai suatu bisnis. Memang banyak contoh kisah pengusaha sukses yang memulai usaha dengan modal minim. Sebut saja salah satunya, Nanang Suherman yang merupakan pemilik bisnis Ayam Goreng Nelongso. Menurut Nanang, ia memulai usahanya hanya dengan modal ratusan ribu.

6 Cara Menjalankan Usaha Modal Kecil

1. Mulai dari Satu Menu

Dengan dana yang terbatas, Nanang mengaku di awal usahanya hanya membuat satu menu yaitu nasi bungkus dengan sayap ayam dan sambal. Menu ini dia jual dengan harga yang cukup murah yakni Rp 5.000.

“Berawal dari modal Rp 500.000, saya mulai merintis Ayam Goreng Nelongso yang saat itu hanya memiliki satu jenis menu,” kata Nanang.

2. Tentukan Target Pasar dan Solusi Saat Ini

Meski memulai dengan segala keterbatasan, Nanang tetap optimis. Ia kemudian menentukan target pasar dengan menu murah.

“Saya sengaja membuat paket menu murah karena dari awal saya bertekad membidik mahasiswa sebagai target pasarnya,” ujarnya.

Lebih lanjut Nanang mengatakan, dari pasar yang dibidik, ia bisa menghadirkan solusi atas permasalahan yang banyak dialami oleh target pasarnya. Dari sinilah kemudian diketahui bahwa Ayam Goreng Nelongso menjadi menu yang ramah kantong mahasiswa.

3. Hadirkan Outlet Dekat Target Market

Agar mahasiswa tidak menghabiskan banyak uang saat membeli menu, Nanang kemudian menghadirkan gerai di dekat lokasi target market seperti kampus, kos-kosan dan lain-lain. Selain itu, agar mahasiswa bisa lebih hemat saat membeli menu, Nanang juga menawarkan pembayaran digital.

Baca Juga :   Cara Ternak Lele, Bisnis Cepat Yang Menguntungkan

“Karena anak muda lebih suka cashless dan suka mencari promo cashback agar lebih hemat. Saat ini Nelongso Fried Chicken memiliki 71 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia,” jelasnya.

selanjutnya —–> 4. Membangun Merek Sederhana