Kasus Phising Bank BCA, Awas Tertipu!

Kasus Phising Bank BCA, Awas Tertipu!
Kasus Phising Bank BCA, Awas Tertipu!

Pelaku juga akan menawarkan pembatalan transaksi secara cepat dan aman jika ingin transaksi besar tersebut ingin dibatalkan. Kemudian pelaku akan meminta kode OTP dan sebagainya.

Pemberian kenaikan limit kartu

Pelaku juga memiliki modus yang seringkali dilakukan yaitu menghubungi pemegang kartu dengan menjanjikan akan memberikan kenaikan limit pada kartu kredit. Jika menginginkannya, maka nomor CVV dan juga kode OTP harus diberikan oleh korban atau calon korban.

Korban yang tertipu biasanya karena mereka merasa lengah, tergiur dengan penawaran menarik yang diberikan dan berbagai faktor lainnya.

Karena kasus phising bank BCA tersebut, melalui laman khusus edukasi tentang fraud di website resmi bca.co.id, akhirnya pihak bank BCA menghimbau kepada nasabah untuk mewaspadai modus penipuan serupa dan mengedukasi email – email resmi yang dimiliki oleh bank BCA.

Beberapa email resmi bank BCA tersebut yang aman dan bukan merupakan email penipuan di antaranya :

  • halobca@bca.co.id : email resmi contact center halo BCA yang bertugas menerima berbagai macam keluhan atau berbagai pertanyaan dari nasabah
  • KartuKreditBCA@klikbca.com : email resmi notifikasi transaksi kartu kredit BCA
  • eStatement@klikbca.com (antara huruf e dan statement tidak menggunakan tanda “-“) : merupakan email resmi dari pengiriman billing statement kartu kredit BCA
  • Fraud_issuing@bca.co.id : email resmi konfirmasi transaksi kartu kredit yang berada diluar kewajaran

Bank BCA juga menghimbau agar nasabah tidak pernah memberikan kode OTP atau CVV kepada siapa pun karena bahkan petugas bank BCA saja tidak akan pernah meminta kode serupa.

Bank BCA juga memberikan beberapa tips agar tidak ada nasabah yang mengalami kasus serupa. Beberapa tips untuk menghindari kasus phising bank BCA sebagai berikut :

  • Perhatikan akun email pengirim atau sender yang biasanya serupa atau mirip namun sebenarnya tak sama dengan email resminya. Jadi ketika menerima email, klik detil alamat sender dan jika tidak sama dengan salah satu email resmi yang sudah diinformasikan di atas sudah pasti email tersebut adalah email penipuan
  • Email resmi BCA tidak pernah memberikan link apapun sementara email palsu biasanya memberikan link untuk mengisi data dan sebagainya
  • BCA tidak pernah meminta nasabah untuk mengisi data pribadi melalui sarana apapun seperti chat, sosial media, telepon dan sebagainya
  • Semua informasi rahasia yang berkaitan dengan akun perbankan termasuk kode OTP, PIN, CVV atau CVC semuanya harus diamankan

Baca Juga : Email Phising, Kenali Ciri-Cirinya

Namun jika ada di antara Anda yang sudah terlanjur menjadi korban phising atau penipuan, Anda bisa segera hubungi halo BCA di 1500888 atau datang langsung ke kantor BCA. Semoga informasi tentang kasus phising bank BCA di atas dapat menambah kewaspadaan semua pihak.

Baca Juga :   Kode Undangan TikTok Biasa & Cara Memasukan Kode Undangan Tiktok